Suatu hari terjadi kecelakaan yang menimpa seorang gadis kaya raya. Saat itu ayah dan ibu nya sedang berada di luar negeri. Gadis itu kritis di rumah sakit dan membutuhkan banyak darah. Sedangkan rumah sakit sedang tidak mempunyai persediaan yang cukup. Ia tak memiliki siapa-siapa saat itu. Tiba-tiba datang seorang pria yang dengan rela mau menyumbangkan darahnya. Dan hal itu sangat membantu sang gadis.
Saat si gadis mulai sembuh, ia sangat ingin mengetahui siapa yang memberi darah padanya. Gadis yang cantik jelita itu pun terus mencari tahu. Hingga akhirnya terbongkarlah bahwa pria itu adalah seorang penjual koran yang sering lewat di depan rumahnya.
Gadis itu sangat ingin membalas kebaikan tukang koran itu. Tp ia tdk tau bagaimana caranya! Sampai suatu hari tukang koran itu duduk di lapangan dekat rumah gadis itu sambil termenung. Si gadis pun segera menghampirinya. Kemudian mereka mengobrol. Pertama hanya mengobrol sedikit hal, lama-kelamaan pembicaraan semakin luas. Tukang koran itu memiliki sangat banyak pelajaran tentang kehidupan. Hal itu membuat si gadis merasa senang bersama nya.
Hari-hari mereka lalui. Lama-kelamaan mereka semakin dekat. Banyak pelajaran yang diterima si gadis. Tentang kehidupan, impian, keluarga, persahabatan, cinta. Tukang koran itu membuat gadis itu lebih bijaksana.
Lama-kelamaan si gadis mulai menyukai tukang koran itu. Dan ia mengungkapkan perasaan yang ia miliki. Tapi entah mengapa tukang koran itu menolak gadis yang cantik, kaya raya, dan baik hati itu. Hati gadis itu menjadi sedih.
Esok hari si gadis merasa ada yang kurang. Ia baru sadar nahwa tukang koran itu tak terlihat. Si gadis menunggu dari pagi sampai larut malam di lapangan tempat mereka biasa bertemu. Namun tukang koran itu tak kunjung datang. Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bertahun-tahun tukang koran itu menghilang tanpa ada satu kabar pun. Hati si gadis semakin hancur. Ia kehilangan orang yang sangat ia sayangi. Ia kehilangan orang yang telah menyelamatkan nyawa & hidupnya.
7 tahun sudah berlalu. Sudah ada pengganti lain di hati gadis itu. Namun ia tak bisa melupakan tukang koran itu. Gadis itu kini sudah berkeluarga. Ia telah menjadi wanita dewasa.
Suatu hari lagi-lagi wanita itu mengalami kecelakaan yang parah karena tertabrak sebuah mobil. Pemilik mobil itu segera mengantar wanita itu ke rumah sakit. Dan wanita itu membutuhkan banyak darah. Kebetulan pemilik mobil itu memiliki golongan darah yang sama dengan wanita itu. Pria itu pun mendonorkan darahnya. Namun ternyata kondisi wanita itu sangat parah. Suami dan kedua anak wanita itu pun menangis dan hanya bisa memohon keajaiban.
Hingga suatu malam wanita itu sembuh dan tersadar dari koma nya. Ia ingin tau siapa yang mendonorkan darahnya. Sampai akhirnya wanita itu bertemu dengan pria itu. Dan wanita itu terkejut bukan main. Ternyata pria yang mendonorkan darahnya itu adalah tukang koran yang dulu pernah menyelamatan nyawa wanita itu. Pria itu kini telah berubah. Ia tak lagi mengenakan pakaian lusuh dan menjual koran. Kini ia telah menggunakan stelan jas yang mahal.
Si wanita pun menangis dan tak bisa berkata apa-apa. Sudah dua kali tukang koran itu menyelamatkan nyawanya. Wanita itu begitu terharu dan kembali teringat akan masa lalu nya.
Hingga si wanita berkata "kenapa dulu kamu pergi ninggalin aku?"
Pria itu menjawab "kamu terlalu sempurna buat aku!" Kemudian ia pergi tanpa mengucap sepatah kata pun.
Mendengar jawaban itu, sang wanita menangis. Orang yang dua kali masuk ke hidup nya secara tiba-tiba, dua kali menyelamatkan nyawanya, memberi nya pelajaran tentang hidup, dua kali meninggalkan nya, dan dua kali membuat hatinya hancur!
No comments:
Post a Comment